21 Juta Tipe Malware Baru Ditemukan
CALIFORNIA – Teknologi dikenal memiliki
perkembangan cukup pesat dewasa ini, namun tampaknya bukan hanya teknologi,
tetapi juga malware ikut berkembang,
bahkan saat ini tercatat ada 21 juta tipe malware terbaru.
Berdasarkan PandaLabs, antara
April dan Juni tahun ini, 21 juta malware baru telah ditemukan, dengan serangan
230.000 per hari, 9.500 per jam, 160 per menit, dan 2,66 per detik.
Peneliti PandaLabs menunjukkan,
sebagian besar tipe malware terbaru
ini merupakan Trojan, yang mewakili 71,16 persen dari 21 juta. Sementara di
tempat kedua diduduki virus komputer lama sebesar 10,83 persen dari semua yang
terditeksi.
Sebagaimana dilaporkan Softpedia,
Jumat (18/9/2015), mayoritas jenis malware baru
ini merupakan mutasi sederhana, yang diwakili oleh kode malware, sehingga penyerang dapat
menghindari diteksi laboratoriumANTIVIRUS
.
Statistik infeksi hampir serupa
dengan dataset deteksi, dengan 76,25 persen dari semua infeksi yang dikaitkan
dengan Trojan, kemudian diikuti tipe malware lain, yang diklaim PandaLabs
sebagian besar terbuat dari PUP (Potentially Unwanted Programs).
Sebagian besar pengguna yang
terinfeksi tercatat berada di China, dengan tingkat infeksi 47,53 persen,
kemudian diikuti Turki dengan 43,11 persen, Peru 41,97 persen, Rusia dengan
41,15 persen, dan Argentina 40,93 persen. Sisanya, terjadi di Bolivia, Taiwan,
Guetemala, El Salvador, dan Ecuador.
Di sisi lain adapun negara-negara
yang terinfeksi malware terendah meliputi Swedia dengan 21,57 persen, Norwegia
dengan 22,22 persen, Jepang dengan 23,57 persen, Swiss dengan 24,41 persen, dan
Inggris dengan 25,71 persen. Dan, sisanya diisi oleh Jerman, Prancis, Belgia,
Portugal, dan Belanda.
Berdasarkan PandaLabs, kejahatan siber juga besar pada
kuartal kedua 2015, di mana perusahaan keamanan siber Spanyol mengamati
peningkatan kampanye ransomware, bersama dengan meningkatnya serangan yang
menargetkan perangkat mobile.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar